Kamis, 27 September 2012

Waspada Kehamilan Mendengkur Terkait Dengan Tekanan Darah Tinggi


Selama anda hamil pernahkah mendengkur? itu merupakan masalah pernapasan dan akan berakibat pada tekanan darah tinggi yang mengakibatkan komplikasi yang berpotensi serius pada ibu dan bayi.
Dalam studi tersebut ,perempuan yang mulai mendengkur saat hamil lebih mungkin untuk memiliki tekanan darah tinggi atau pleeklamsia,dibandingkan ibu hamil yang tidak mendengkur.

Para peneliti memperhitungkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tekanan darah ,seperti usia ibu hamil,kebiasaan merokok,dan berat badan waktu hamil..Tekanan darah tinggi pada kehamilan dikaitkan dengan peningkatan risiko kelahiran prematur dan bayi kecil.

Para peneliti memperkirakan yang mendekati 19% dari kehamilan,kasus yang berhubungan dengan darah tinggi,dan 11% kasus preeklamsia bisa dibantu dengan mengobati mendengkur.
Temuan baru menunjukkan bahwa skrining wanita hamil bisa membantu mengidentifikasi mereka yang berisiko gangguan hipertensi,kata peneliti Louise O"Brien ,seorang profesor di University of Michigan.

Sebuah studi yang di terbitkan bulan ini menemukan bahwa bayi yang lahir dari ibu dengan tidur mendengkur berada pada peningkatan risiko untuk masuk ke unit perawatan intensif neonatal.
Setiap kenaikan berat badan ibu hamil pasti ada masalah pernapasan saat tidur,termasuk mendengkur,kata para peneliti.

Setiap jeda atau hambatan dalam bernapas selama tidur meningkatkan aktivitas sistem saraf ,yang pada gilirannya bisa meningkatkan tekanan darah,kata O"Brien.
Masalah pernapasan saat tidur juga dikaitkan dengan peningkatan peradangan ,
O"Brien dengan rekan sekarang melakukan studi untuk melihat apakah mengobati masalah pernapasan dengan Continuous Positive Airway Pressure(CPAP) dapat mengurangi tekanan darah tinggi pada ibu hamil.

Studi baru ini diterbitkan online 10 September di American Journal of Obstetric and Gynecology.Hasil pendahulu dari studi ini dipresentasikan pada tahun 2009 pada Associated Professional Sleep Soceities di Seattle tentang hubungan mendengkur ibu hamil dengan darah tinggi.

 sumber = livescience

Selasa, 25 September 2012

Ternyata Pemimpin Mempunyai Sedikit Tingkat Stres


Studi terbaru tidak membuktikan bahwa kepemimpinan adalah pereda alami stres,namun ada kemungkinan bahwa orang dengan tingkat kecemasan yang lebih rendah lebih mampu mentolerir waktu berada di puncak tangga.
Namun peneliti tidak menunjuk pada pentingnya kepemimpinan dan mendapat rasa kontrol yang akan menjadi penyangga terhadap stres,kata Gery Sherman,Postdoctoral Fellow di Harvard University dan penulis utama studi tersebut.

Hasil penelitian mungkin tampak berlawanan .Budaya populer menunjukkan bahwa para pemimpin sering "Stres out Workaholics,kadang-kadang dengan kepribadian tipe A klasik dan ada juga kepercayaan umum bahwa stres menyebabkan rambut beruban,sebuah fenomena yang tampak terlihat pada pria dalam posisi kepemimpinan yang sangat kuat.

Para peneliti meminta 148 pemimpin dan 65 bukan pemimpin tingkat stres mereka.Para peneliti juga menguji tingkat kortisol yaitu hormon yang terkait dengan kecemasan.
Para pemimpin berada di Harvard University untuk mengikuti program kepemimpinan.Termasuk berbagai manajer dibidang keuangan,real estate dan jasa administrasi.Banyak dari mereka yang bekerja di pemerintahan.
Para pemimpin banyak kaum laki-laki dan merupakan orang kaya.Mereka lebih banyak berolahraga,mengonsumsi lebih banyak kafein,tidak merokok,dan bangun lebih awal,mereka tidur sedikit kurang dari yang bukan pemimpin.

Para peneliti menemukan bahwa para pemimpin yang dilaporkan kurang stres daripada bukan pemimpin ,tingkat kortisol dalam pemimpin 27% lebih rendah dibandingkan bukan pemimpin,kata Sherman.
Dlam eksperimen lain ,para peneliti membandingkan tingkat stres antara pemimpin dan bukan pemimpin,untuk pemimpin hanya sedikit tingkat stres nya (total 75 orang) mereka lebih banyak memiliki kekuatan,sedikit tingkat stres nya.

Desain terbaru tidak memungkinkan para peneliti untuk mencapai kesimpulan yang tegas,namun peneliti berharap di kemudian hari akan melacak stres dari waktu ke waktu untuk melihat apa yang terjadi bila mereka naik atau turun tangga karir,kata Sherman.


Sumber : Health24

Minggu, 23 September 2012

Diet Fruitarian : Macam-Macam Buah Untuk Diet




Diet Fruitarian adalah die yang berisi sebagian besar buah-buahan.Jenis diet frutarian sangat bervariasi antar fruitarian.
Menurunkan berat badan dengan mudah banyak di cari orang,makan makanan yang rendah kalori seperti buah-buahan,sayuran,yang memicu perasaan kenyang karena mereka hanya menempati sedikit ruang di perut.

*Beberapa cara yang dilakukan untuk melakukan diet :

- Diet ketat dengan mengonsumsi buah-buahan
- Diet ketat dengan mengonsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian
- Diet ketat dengan mengonsumsi sayuran,termasuk cabai,tomat,mentimun,dan alpukat

Salah satu definisi fruitarian adalah seseorang yang memiliki diet yang terdiri dari 50% buah-buahan.
Ada tujuh kelompok buah dasar untuk dipilih oleh fruitarian adalah :

- Buah Asam : Jeruk,nanas,stroberi,delima,kiwi,cranberry,apel..
- Buah Subacid : apel manis,ceri manis,raspberry,blackberry,blueberry,buah persik,pir,pepaya,buah ara,aprikot,dan mangga.
- Buah Manis : Pisang,anggur,melon,sapota.
- Buah Biji : Sunflower,wijen,labu,rami.
- Buah Kering : Kurma,buah ara,aprikot,kismis,ceri,plum.
- Buah Berminyak : Alpukat,kelapa,dan zaitun.



Sumber : Medindia

Jumat, 14 September 2012

Bakteri Listeria Ada Pada Keju Ricotta Salata


Tiga orang tewas dan 11 orang lainnya di rawat di Rumah Sakit setelah makan kenang frescolina sejenis keju dengan merek Ricotta salata yang terkontaminasi
bakteri Listeria.

Penarikan keju dilakukan oleh Included.Inc pada 10 September di Italia.Keju tersebut banyak dijual di restoran dan pengecer di California,Colorado.Washington DC,Florida,Illinois,Indiana,Maine,Maryland,Massachusetts,New Mexico,New York,Ohio,Oregon,Pensylvania,dan Virginia.

Produk yang di jual di supermarket,restoran dan distributor grosir adalah keju rapuh padat,biasanya dijual dalam kemasan plastik atau bak.

Pada 11 September CDC menerima laporan terdapat 14 penyakit yang menyerang di California ( 1 kasus),Colorado(1 kasus),Washington DC(i kasus),Maryland(3 kasus),Minnesota(1 kasus),Nebraska(1 kasus),New Jersey(1 kasus),New Mexico(1 kasus)New York(1 kasus),ohio(1 kasus),Pennsylviana dan Virginia(1 kasus).

Empat dari penyakit,terkait dengan kehamilan ,tidak ada kematian janin ,tapi dua kasus itu ada pada bayi baru lahir.
CDC menyarankan setiap orang untuk tidak makan makanan yang di impor Prescolina merek keju Ricotta Salata,terutama pada wanita hamil,orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah,dan orang lanjut usia.Keju memiliki jangka waktu/kadaluwarsa selama 4 bulan.

Jika anda menemukan keju yang sudah kadaluwarsa di rumah anda ditaruh dalam wadah plastik yang rapat dan di ikat kuat lalu buang,setelah itu cuci tangan anda yang bersih lalu bersihkan lemari esbekas mennyimpan keju tadi.

Gejala Listeriosis biasanya dimulai dengan diare atau gejala usus lainnya,sementara wanita hamil biasanya mengalami flu ringan,infeksi listeria dapat menyebabkan keguguran,lahir mati,kelahiran prematur,atau infeksi fatal pada bayi baru lahir.
Untuk orang dewasa mungkin mengalami sakit kepala,leher kaku,kebingungan mental,kehilangan keseimbangan,dan kejang-kejang.
Anak-anak dan orang dewasa yang memiliki daya tahan tubuh lemah berada pada risiko lebih besar terinfeksi.

Bakteri Listeria dapat berkembang biak dalam lemari es.


Sumber : Webmd

Membuat Teh Dari Ginkgobiloba


Ginkgobiloba adalah obat herbal tradisional yang dapat membantu untuk mengobati mengobati gangguan darah dan meningkatkan daya konsentrasi.
Daun dari pohon ginkgobiloba merupakan spesies pohon paling tua,yang mengandung dua bahan kimia,yaitu Flavonoid dan Terpenoid terdapat sifat antioksidan.
Menurut
University of Maryland Medical Center,ginkgo tersedia dalam bentuk kapsul,tablet,ekstrak cair dan ekstrak standar.

Sebelum minum
teh,anda harus tahu obat mana yang bisa berinteraksi dalam kondisi kritis,Berikut langkah-langkah membuat teh ginkgo sendiri.

Langkah Pertama


Membeli daun ginkgo untuk digunakan sebagai teh,anda bisa beli di toko obat tradisional,atau toko obat online.

Langkah Kedua

Rebus air hingga mendidih,tuang air kedalam cangkir,masukkan daun ginkgo kering.

Langkah Ketiga

Biarkan teh larut selama 10 menit,lalu saring teh dan tambahkan gula atau madu secukupnya.

Langkah Keempat

Minum satu atau dua cangkir tea ginkgo perhari,guna membantu meningkatkan memori dan konsentrasi.

Sumber : Livestrong

Minggu, 09 September 2012

Obat Leukemia Baru Mendapatkan Persetujuan Dari FDA


FDA telah menyetujui Bosulif dari Pfizer untuk pengobatan Leukemia,untuk orang-orang yang tidak merespon atau yang tidak dapat mentoleransi pengobatan lain.
Leukemia merupakan penyakit yang relatif jarang,dan telah menyerang 5400 orang per tahun.Kebanyakan orang memiliki mutasi langka,dijuluki Mutasi Philadelpia,yang menyebabkan sumsum tulang untuk membuat enzim kinase terlalu banyak tirosin,Bosulif menghambat enzim ini.

Obat lain yang disetujui FDA adalah Gleevec dan Tasigna dari Novartis,dan Sprycel dari Bristol-Myers Squibb yang dapat menghambat kinase tirosin dengan cara lain.

"Dengan persetujuan inhibitor tirosin kinase,kita akan melihat perbaikan dalam pengobatan leukemia di dasarkan pada pemahaman yang lebih baik tentang dasar molekuler dari penyakit," kata Richard Pazdur,MD,direktur FDA produk hematologi dan onkologi.

Dalam uji klinis ,55% dari pasien leukemia yang sebelumnya diobati dengan obat Gleevec memiliki kembali jumlah darah normal tanpa tanda-tanda leukemia dalam 48 minggu pertama pengobatan dengan Bosulif.

Efek samping yang paling umum dari Bosulif adalah diare,mual,muntah,sakit perut,anemia,demam,dan kelelahan.


Sumber : Webmd

Jumat, 07 September 2012

Tidur Dekat Dengan Anak Memiliki Tingkat Testosteron Rendah


Kedekatan antara ayah dan anak dikaitkan dengan penurunan yang besar di tingkat
testosteron ayah.Laporan lengkap diterbitkan 5 september dalam jurnal terbuka Plos One.

Kadar testosteron ayah terkait dengan perilaku orangtua dan keterlibatan seluruh anggota keluarga,dengan tingkat yang lebih tinggi.Para penulis dari penelitian ini ,yang dipimpin oleh Lee Gettler dari University of Notre Dame,mempelajari 362 ayah di Filipina untuk menentukan apakah pengaturan tidur mereka ,baik tidur pada permukaan yang sama dengan anak-anak mereka ,di ruangan yang sama atau secara terpisah,yang terkait dengan tingkat testosteron.

Para peneliti menemukan bahwa tidur dekat antara ayah dan anak-anak mereka dikaitkan dengan penurunan besar tingkat testosteron,serta tingkat keseluruhan yang lebih rendah dibandingkan dengan ayah yang tidur terpisah dari anak-anak mereka.

SUMBER